Thursday, May 16, 2013

Solusi Android Sering Hang Atau Restart

Banyak permasalahan yang sering muncul dan tidak diketahui penyebabnya oleh kebanyakan user android pemula. Rata-rata dari mereka mengeluhkan "Android saya memory nya sering penuh low space padahal saya tidak melakukan apa-apa" , "Android saya lemot, kadang ngeblank dan sering mati sendiri".
Kalau dianalisa pakai terawangan bisa dibayangkan penyebabnya ada dua.
Satu, android sering hang karena memory RAM habis dimakan aplikasi-aplikasi yang running. Dulu saya sering kejadian seperti diatas. X10 Mini yang pada dasarnya memiliki kapasitas RAM yang amat sangat kecil (182MB) saya install aplikasi-aplikasi sosial seperti LINE, WeChat, Whatsapp, Instagram, Friendcaster, dan juga Plume tanpa menggunakan Link2SD untuk memindah aplikasi ke SDCard. Hasilnya? Suatu ketika saya cek di menu settings, tertulis space RAM 0.0KB dan seketika itu juga handphone saya freeze tidak bisa diapa-apakan. Layar touchscreen tidak mau merespon hingga pada akhirnya saya diamkan beberapa saat lalu kapasitas RAM mau bertambah sedikit demi sedikit lalu habis lagi.
Dua, android sering hang atau restart karena crash. Crash yang saya maksud disini bermacam-macam. Bisa crash karena system error, crash karena tweaks yang diaplikasikan berbenturan dengan tweaks yang lain, atau crash karena jalan main aplikasi A dengan aplikasi B berlawanan misal Juice Defender dengan DR. Battery Saver.
Keterangan diatas merupakan analisa secara singkat melalui terawangan. Lalu apa dan bagaimana sih Solusi Android Sering Hang Atau Restart?
1. Sesuaikan Jumlah Aplikasi dengan Kapasitas RAM
Terkadang kita terlalu over dalam menginstall aplikasi pihak ketiga terutama aplikasi-aplikasi sosial yang kebanyakan berjalan di background. Hindari itu. Kalau terpaksa, silahkan cari referensi supaya RAM android anda hemat.
Referensi menghemat RAM android :
2. Install Aplikasi Android di Memory Eksternal (SDCard)
Ya, install aplikasi di SDCard. Gunanya supaya memory internal kosong dan tidak terlalu terbebani dengan aplikasi-aplikasi anda. Selain itu juga aplikasi yang bisa kalian install juga kemungkinan menjadi lebih banyak. Kalau anda bertanya "Bukannya kalau install aplikasi di SDCard bikin android lemot?" saya rasa tidak juga. Buktinya saya lancar selama ini. Hanya memakai memory class 4. Namun kalau anda memaksa berfikir seperti itu, apa gunanya SDCard class 10 dibuat :)
Referensi Link2SD :
3. Install Aplikasi Android Yang Bermanfaat
Install aplikasi-aplikasi yang berguna demi kepentingan anda. Sebaiknya hapus aplikasi yang tidak pernah anda sentuh sedikit pun karena hanya akan membebani system.

Android
Android
4. Hapus Aplikasi System Yang Tidak Berguna
Tidak hanya aplikasi pihak ketiga saja yang perlu disingkirkan dari daftar menu anda. Contoh kasusnya saya tidak pernah memakai layanan GTalk bawaan android ataupun saya tidak terbiasa memakai keyboard original. Saya lebih suka memakai aplikasi lain seperti Smart Keyboard. Nah, dari situ ketimbang aplikasinya hanya memenuhi space kosong di internal lebih baik dihapus. * Hanya untuk user yang mengerti *
Referensi :
Tutorial Cara Menghapus Aplikasi System Android Dengan Mudah

5. Install Task Killer atau Auto Killer
Jujur terkadang saya kurang setuju dengan pendapat orang yang menyatakan kalau Task Killer/Auto Killer itu tidak baik untuk android. Padahal sesudah saya pelajari satu demi satu yang saya dapat ternyata luar biasa. Hingga pernah saya mengatakan lebih baik memakai Auto Killer daripada Supercharger. Jadi, silahkan install kalau ingin mencobanya.
6. Jangan Meng-overclock CPU Berlebihan
Apa yang ada dibenak anda bila clock CPU android anda dinaikan. Apa performanya menjadi kencang? Ya bisa jadi. Tapi lihat bila anda terlalu agresif dalam meng-overclock CPU. Aplikasi sering force close, not responding, hang, bahkan freeze sampai ke bootloop :D
7. Ada Yang Mau Menambahkan?
Silahkan.
Jadi itulah beberapa Solusi Android Sering Hang Atau Restart. Yang paling sering terjadi, android hang karena kehabisan kapasitas RAM atau terjadi crash. Semoga bermanfaat untuk anda semua.
Read More ->>

Cara Mempartisi SD Card Untuk Link2SD Android

Link2SD merupakan salah satu metode pemindah aplikasi di android. Sebetulnya masih banyak yang lain kok. Seperti App2SD yang juga cukup terkenal dibanding Link2SD. Namun menurut saya yang paling bagus tetap Link2SD. Bukan hanya aplikasi dan data library nya saja yang bisa dipindah. Namun dalvik-cache nya sekalipun juga bisa di move ke sd card.
Hanya saja kelemahan Link2SD, kalau sd card dilepas otomatis aplikasi-aplikasi yang anda install akan hilang. #Yaiyalah
Kebanyakan orang menggunakan Link2SD kesulitannya pada saat mem-partisi sd card. Link2SD bagusnya pakai partisi FAT32 bukan EXT3 atau EXT4. Pernah saya coba menggunakan EXT4. Hasilnya tidak maksimal. Dalvik-cache tidak bisa di move. Malah terkadang aplikasi-aplikasi yang sudah di link ke sd card dan berhasil, pada waktu di reboot aplikasi itu hilang. Kejadiannya pas saya pakai ROM Jelly Bean sama ICS.
Baik mari kita mulai steps by steps.
Sebelumnya perlu saya ingatkan, resiko ditanggung anda sendiri. Karena mempartisi tidak bisa untuk main-main, alangkah baiknya supaya safety anda backup dulu data-data anda yang sudah ada di dalam SD Card anda ke komputer atau ke manapun yang anda mau.
Cara Mempartisi SD Card Untuk Link2SD Android
Yang harus disiapkan dalam mempartisi SD Card yaitu sebuah software partisi. Kita gunakan Mini Partition Wizard. Download disini.
Pertama, download Mini Partition Wizard kemudian install.
Kedua, sambungkan SD Card anda ke komputer menggunakan card rider. Jangan menggunakan MMC Adapter karena sangat beresiko. Yang kalah SD Card anda. Setahu saya apabila SD Card ditancapkan ke MMC Adapter tak lama setelah lima menitan SD Card menjadi panas, bahkan sangat panas.
Selanjutnya buka software partisi anda tadi.
Seperti ini tampilan Mini Partition Wizard :
Cara Mempartisi SD Card Untuk Link2SD Android
Disana terlihat daftar drive apa saja yang ada di komputer termasuk drive sd card (biasanya tertulis disk 2).
Baik, untuk memulai pemartisian klik kanan drive sd card kemudian pilih Move/Resize. Fungsinya Move/Resize yaitu untuk mengatur kapasitas drive dan untuk membuat partisi. Jadi apabila drive anda kapasitasnya (misal) sebesar 2GB, jika saya resize menjadi 1,5GB maka akan menghasilkan partisi baru sebesar 500MB atau setara dengan 0,5GB.
Cara Mempartisi SD Card Untuk Link2SD Android
Seperti ini tampilan Move/Resize :
Cara Mempartisi SD Card Untuk Link2SD Android
Atur berapa besar kapasitas sd card anda. Jadi begini, prinsipnya yang anda atur di Move/Resize itu besar kapasitas yang akan anda gunakan untuk menyimpan file-file anda (seperti musik, foto, video dan lain-lain). Sedangkan sisanya yang akan anda gunakan untuk menyimpan aplikasi-aplikasi anda nanti (app, library, dan dalvik-cache).
Sebagai contoh saya partisi sd card saya menjadi 1GB dan sisanya sekitar 800MB untuk Link2SD. Nanti akan anda lihat dua partisi didalam disk 2 (sd card) yang mana satu berjenis FAT32 dan satunya lagi unallocated karena belum anda setting.
Cara Mempartisi SD Card Untuk Link2SD Android
Lanjut, sekarang kita edit partisi yang kedua. Klik kanan partisi yang statusnya masih unallocated tersebut, pilih Create.
Cara Mempartisi SD Card Untuk Link2SD Android
Tekan yes saja kalau ada warning yang keluar.
Cara Mempartisi SD Card Untuk Link2SD Android
Pada dialog box Create, ada beberapa menu yang bisa dipilih dan di isi diantaranya Partition Label, Create As, File System, Drive Letter, dan lain-lain. Tetapi disini yang kita bahas cara mempartisi sd card untuk link2sd. Jadi ikuti petunjuk saya.
Biarkan semuanya sama seperti semula, hanya saja rubah Create As menjadi Primary dan File System menjadi FAT32.
Cara Mempartisi SD Card Untuk Link2SD Android
Selanjutnya tekan OK. Berikut hasilnya setelah anda berhasil merubah settingan pada partisi kedua.
Cara Mempartisi SD Card Untuk Link2SD Android
Bisa anda lihat sendiri bukan? Kedua partisi menjadi FAT32 dan type nya Primary.
Sampai disini anda sudah berhasil mempartisi sd card anda supaya compatible dengan Link2SD. Langkah terakhir, tekan tombol Apply yang berada disisi pojok kiri atas lalu tunggu hingga proses selesai.
Cara Mempartisi SD Card Untuk Link2SD Android
Cara Mempartisi SD Card Untuk Link2SD Android
Selamat mencoba :)
Read More ->>

Menambah Performa Android dengan Rakun Optimizer

Jangan bingung kalau ponsel android anda terasa begitu lambat. Sekarang sudah banyak aplikasi yang berguna untuk mengoptimasi kinerja android anda supaya performanya bertambah kencang, lag hilang, no blank apalagi ngehang.
Beberapa waktu yang lalu banyak saya bahas soal optimasi android untuk menambah ram serta kinerja android. Kurang lebih sudah sampai seri ke lima saya menulisnya.
Mungkin bagi anda artikel tersebut banyak yang bermanfaat atau mungkin terlalu newbie untuk dilakukan. Yap, sebenarnya memang blog yang saya gunakan ini saya buat sedemikian rupa sesimpel mungkin supaya mudah navigasinya dengan bahasa indonesia yang sedikit baku supaya jelas bila dibacanya dan setiap tutorial di blog ini saya berikan dengan cara yang paling mudah dipahami.
Berikut referensi yang bisa anda baca :
Rakun Optimizer
Ada banyak langkah-langkah mengoptimasi android anda. Mulai dari cara yang paling sederhana sampai cara advanced yang sedikit sulit bila tidak dicermati.
Pernah dengar Supercharger V6? * saya anggap pernah atau silahkan search di Google untuk yang penasaran * Bagi anda yang baru mengenal android pasti sedikit kesusahan pada waktu instalasi Supercharger V6. Supercharger V6 adalah sebuah script buatan seorang developer di XDA yang berfungsi mengoptimalkan android anda secara menyeluruh. Sangat menyeluruh.
Script tersebut merupakan script paling ampuh yang pernah ada guna membuat android anda lebih kencang.
Baik saya anggap anda benar-benar kesulitan pada waktu instalasinya. Sekarang apa? Ada optional lain untuk menginstall Supercharger V6. Sebuah aplikasi (APK) yang dikembangkan oleh Maxiandroid yang bernama Rakun Optimizer patut anda coba.
Rakun Optimizer adalah sebuah aplikasi android yang lumayan kecil ukurannya dimana script Supercharger V6 disisipkan kedalam Rakun Optimizer dengan sedikit modifikasi oleh pengembangnya ditambah tampilan UI yang friendly supaya mudah pengaplikasiannya.
Apa bedanya Rakun Optimizer dengan optimizer-optimizer lainnya?
  1. Rakun optimizer secara otomatis mendeteksi hardware perangkat anda kemudian memasukan optimizer sesuai dengan perangkat anda, sehingga anda tidak perlu lagi bingung memilih parameter yang terkadang jika salah memilih preset maka akan menyebabkan hardbrick/bootloop atau system tidak stabil. Rakun optimizer memberi kemudahan tersebut
  2. Kinerja perangkat akan meningkat antara 10-30%, baterai akan sedikit lebih irit (dengan pemakaian yang sama) disebabkan pemakaian energi dari baterai yang berlebih diakhiri
  3. Pemakaian cukup mudah dengan sekali klik saja
  4. Compatible/support dengan hampir sebagian besar ROM (dari donut hingga ICS bahkan Jelly Bean * sudah ditest *) maupun custom rom, dan sebagian besar perangkat
Untuk anda yang berminat ingin mencobanya, silahkan download Rakun Optimizer disini.
Berikut cara instalasi & penggunaan Rakun Optimizer :
  1. Install aplikasi Rakun Optimizer
  2. Buka aplikasinya, pilih Allow permission bila dialog SuperUser keluar
  3. Untuk optimasinya pertama pilih Rakun Optmizer I, setelah selesai anda akan disuruh untuk mereboot ponsel anda. Jika ingin ponsel anda lebih optimal jangan direboot tapi lanjutkan ke Rakun Optimizer II disusul Rakun Optimizer III. *saran, lakukan hingga yang ke III
  4. [KHUSUS] Setelah melakukan optimisasi sampai yang ke III, jangan direboot terlebih dahulu, tetapi klik menu dan pilih Bersihkan cache
  5. Setelah Bersihkan cache, silahkan reboot ponsel android anda
Rakun Optimizer akan secara otomatis bekerja didalam system anda. Rasakan perbedaannya.
Sebagai catatan setiap anda melakukan optimasi Rakun Optimizer dari I hingga III, Rakun akan mengaplikasikan script nya ke system. Setiap tahapan juga berbeda script nya. Setelah script terinstall di system, Rakun tidak memiliki hak akses lagi untuknya. Jadi kesimpulannya walaupun anda hapus aplikasi Rakun Optimizer karena anda merasa aplikasi ini tidak memberikan hasil, script yang diaplikasikan tadi tetap berjalanan di system. Untuk menghapusnya secara menyeluruh/total silahkan flash ROM anda .
FAQ, buka original source.
Read More ->>

Memperbaiki Android yang bootloop atau gagal start up

Ada yang tahu apa sebabnya bootloop?
 
Kemungkinan karena ROM nya masih stock kemudian langsung diganti kernel ICS tanpa install recovery pula (Xrecovery atau CWM).

Ia juga mengatakan katanya iseng nyoba-nyoba tutorial dan ia juga sudah bersumpah-sumpah kalau ia sudah mengikuti steps by steps yang dituliskan namun saya pikir ada yang ketinggalan :D

Jangan main-main ya sama yang namanya Flashing. Dulu saya sendiri waktu belajar flashing secara otodidak ndredeknya minta ampun. Bahkan saya sendiri pernah hampir merusak 100% firmware N70 milik saya sendiri waktu belajar.

Oke, ada beberapa cara untuk Memperbaiki Android yang Bootloop (Gagal Start Up). Beruntung kalau anda sudah menginstall recovery, tinggal masuk ke recovery kemudian flash ulang ROM anda atau di wipe saja sudah cukup -kadang-. Namun untuk kasus seperti yang teman saya alami ini tentu saja tidak bisa.
Kalau di ibaratkan anda hanya perlu pergi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan. (Untuk yang memiliki recovery)
Anda harus dibawa ke UGD, kalau tidak anda mustahil sembuh. (Untuk yang belum menginstall recovery)
Screenshot terakhir - Flash Android Menggunakan Flashtool
Solusinya yaitu dengan mem-flash ulang ROM. Bisa secara online (menggunakan software SEUS/PC Companion) namun menurut saya resikonya sangat besar. Memerlukan internet yang stabil dan cepat.
 
Untuk itu lebih baik di flash secara offline (menggunakan FlashTool).
Pertama install software Flashtool nya, kemudian buka dan flash seperti biasa dengan ROM Stock Xperia X10 Mini Pro FTF yang sudah anda miliki sebelumnya (download disini). Selanjutnya setelah proses flashing selesai, handphone akan start up sendiri dan walla.. Selamat.
Read More ->>

Solusi android yang sering keluar / force close pada saat bermain game

Solusi Android Sering Keluar/Exit Pada Saat Bermain Game - Mungkin ini merupakan hal yang sepele. Tapi, untuk anda yang berjiwa gamers tentu ini merupakan peristiwa buruk dimana disaat anda sedang asyik bermain game kesukaan anda di android tiba-tiba tanpa alasan yang jelas game tersebut exit dengan sendirinya. Atau nge-blank atau nge-freeze.
Tentu itu akan membuat hati anda merasa geram dan jengkel. Terkadang juga membuat anda bosan karena anda sudah lelah dan tidak mau lagi mengulang level tersebut. Memang hal seperti itu bisa membuat males kalau saya pribadi. Saya pernah seperti itu soalnya :p Kadang pas saya lagi asyik-asyiknya blogging trus nulis-nulis artikel dengan tema tertentu, tiba-tiba listrik mati dan wops laptop saya ikutan mati. Sudah setelah itu saya mulai lagi nulis artikel dengan tema lain. Soalnya males nerusin.
Baik hari kemarin saya telah mempublikasikan sebuah artikel yaitu Solusi Android Sering Hang Atau Restart. Android sering hang atau restart biasanya kalau RAM nya habis ya systemnya crash. Sedangkan Solusi Android Sering Keluar/Exit Pada Saat Bermain Game?
Saya rasa tidak jauh berbeda dengan solusi yang sebelumnya. Tapi ada sedikit hal yang perlu anda perhatikan supaya aktifitas bermain game di android anda tidak terganggu dan maksimal.
Android Games
1. Matikan Internet Anda
Mungkin bisa saja game tersebut keluar/exit dengan sendirinya karena ada notifikasi masuk entah itu LINE, WeChat, Whatsapp, dan lain-lain. Jadi bila anda bermain game, usahakan internet anda mati. Itu juga bisa bermanfaat untuk menghemat baterai android anda.
2. Matikan fitur Background Mode
Ini solusi untuk point pertama. Bila anda tidak mau mematikan internet anda dikarenakan sebuah alasan tertentu coba matikan Background Mode & Sync nya. Gunanya supaya fitur real-time notification anda OFF.
3. Perhatikan Spesifikasi Android Anda
Sebelumnya anda bertanya-tanya kenapa pas anda bermain game "A" selalu nge-hang dan exit dengan sendirinya. Sedangkan di android teman anda pas bermain game "A" tersebut mulus tanpa lag ataupun keluar sendiri. Itu bisa jadi karena hardware android teman anda lebih mumpuni. Sudah ber-GPU dan ber-memorykan tinggi. Sampai 1000x pun anda memaksakan untuk bermain game tersebut saya kira hasilnya tetap sama. Jadi tidak usah dipaksakan. Coba kalau anda benar-benar gamers sejati silahkan beli TAB :)
4. Jangan Install Aplikasi Berlebihan
Ini sama dengan Solusi Android Sering Hang Atau Restart. Jangan kebanyakan install aplikasi karena tanpa anda sadari banyak aplikasi yang berjalan di background dan tentu itu semua tidak memakai RAM yang sedikit. Hapus yang tidak penting/yang tidak pernah tersentuh termasuk aplikasi system.
5. Naikkan Clock Android Anda
Naikkan clock android anda bukan clock jam lo ya? Tapi clock CPU. Atau istilah kerennya Overclock. Gunanya supaya speed CPU anda bertambah dan pastinya android anda menjadi sedikit lebih cepat performanya. Silahkan install aplikasi semacam SetCPU untuk overclock android, bisa diunduh via Google Play.
Read More ->>

Mengembalikan aplikasi yang hilang setelah Flashing atau ganti SDCard

Banyak yang bertanya kepada saya melalui jejaring sosial termasuk Whatsapp, WeChat dan LINE tentang keluhan-keluhan mereka soal android. Beberapa diantaranya yang paling sering seperti ini, "Mas yusron kasih solusi dong kan saya mau ganti memory card. Sebelumnya memory saya itu sudah dipartisi. Nah kalau saya ganti memory yang baru kan aplikasi lama saya ada di partisi memory yang lama. Mohon bantuannya sangat mas".
Sebetulnya itu mudah dan simpel :) Bagi anda yang ingin mengganti memory card lama dengan yang baru, anda tinggal membackup ulang seluruh aplikasi pribadi anda yang terinstall di android (tidak termasuk aplikasi system) setelah itu hapus aplikasi itu semuanya (supaya nanti data aplikasi pribadi anda (tidak termasuk aplikasi system) yang tersimpan di memory internal tidak error) lalu kita restore ulang.
Sedangkan bagi anda yang baru menginstall custom rom baru atau habis selesai flashing karena android anda error/bootloop caranya juga sama. Backup aplikasi anda terlebih dahulu sebelum anda mengganti rom anda dengan yang baru dan setelah rom baru terinstall, barulah anda restore kembali seluruh aplikasi anda tadi.
Lalu apa bedanya dengan install aplikasi ulang? Kalau hanya backup dan restore saja bukannya sama saja dengan fresh install. Itu dia yang saya maksud. Silahkan download aplikasi Titanium Backup.
Titanium Backup bukan tool sembarangan. Titanium Backup bisa membackup seluruh aplikasi android anda (termasuk aplikasi system) lengkap dengan data-datanya jadi tidak hanya aplikasinya saja. Anda tidak perlu khawatir bila (misal) data-data bookmark dan save page di Opera Mini anda akan hilang karena dengan Titanium Backup anda bisa mengembalikan seluruh aplikasi dan datanya secara keseluruhan. Tinggal backup kemudian restore, setelah anda membuka aplikasi tersebut dijamin tidak ada satu hal pun yang berubah. Sama seperti pada waktu awal anda membackupnya.
Apakah bisa Titanium Backup merestore seluruh aplikasi dengan cepat? Tentu saja bisa. Di Titanium Backup ada sebuah option yaitu 'Bath'. Didalamnya ada banyak macam perintah salah satunya merestore seluruh aplikasi yang ada (yang sudah anda backup) hanya dengan menggunakan satu kali klik.
Seperti ini penggambarannya (dari pojok kiri atas kekanan) :
Langkah-langkah restore aplikasi Titanium Backup
  1. Dari Home Screen kita masuk ke App Drawer
  2. Buka Titanium Backup
  3. Pada tampilan awal Titanium Backup klik tombol opsi android anda
  4. Pilih Batch
  5. Pilih Restore missing apps with data
  6. Disana akan tampil daftar aplikasi yang sudah pernah anda backup sebelumnya. Pilih aplikasi mana saja yang ingin anda restore/yang ingin anda kembalikan lagi ke ponsel android anda, pastikan opsi App+Data anda pilih.
  7. Pilih Run the batch operation
Saya sering menggunakan aplikasi ini. Dengan aplikasi Titanium Backup saya tidak lagi kesulitan dalam hal mengembalikan aplikasi setelah saya selesai menggonta-ganti ROM android saya.
Jadi tunggu apalagi? Silahkan download Titanium Backup yang full beserta versi PRO nya (klik link berikut, https://www.google.com/search?q=titanium+backup+full&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a).
Semoga tutorial Mengembalikan Aplikasi Yang Hilang Setelah Flashing Atau Ganti SDCard ini berguna untuk kalian semua.
Read More ->>

Menjalankan Ubuntu di Android

Cara - Caranya :

Langkah 1 : download ubuntu.zip (jangan khawatir hanya sekitar 600mbs) http://min.us/myxFtl9Vu  
Langkah 2 : ekstrak file zip
Langkah 3 : Hubungkan tablet Anda ke komputer Anda. (Honeycomb menggunakan MTP, jadi jika Anda menjalankan windows Anda tidak harus memiliki masalah mengakses memori internal, jika Anda menjalankan mac atau linux ... Anda mungkin perlu mencari cara alternatif)
Langkah 4 : Pindahkan "installbusybox.sh" file dan "busybox" dari folder ubuntu ke akar memori internal Anda. (Jika Anda tahu Anda sudah memiliki busybox terinstal, anda dapat melewatkan langkah ini)
Langkah 5 : Transfer sisa folder ubuntu ke memori internal Anda.
Oke sekarang saatnya untuk mendapatkan tangan Anda kotor.
Langkah 6 : Buka command prompt pada komputer Anda
Langkah 7 : Jika Anda tidak memiliki adb sudah terinstal, Anda ingin "cd" ke direktori yang Anda membuka ritsleting folder ubuntu karena mengandung "adb.exe" EX. "Download cd" Jika Anda sudah memiliki adb terinstal, lewati langkah ini.
Langkah 8 : Sekarang saatnya untuk menginstal busybox. Sekali lagi, jika Anda tahu Anda sudah memiliki busybox diinstal loncat langkah ini. Ketik "perangkat adb" jika perangkat Anda tidak datang, itu berarti yang tidak terhubung, dan kemungkinan Anda perlu menginstal driver. Sekarang ketik:
Adb shell
Su
Cd / sdcard /
Sh installbusybox.sh
(Jika ia mengatakan sudah ada, maka itu tidak apa-apa)
Langkah 9 : Sekarang saatnya untuk mendapatkan ubuntu benar-benar berjalan. Type:
Cd / sdcard / ubuntu
Sh ubuntu.sh
Bootubuntu
Selamat anda sekarang berada di ubuntu.
Langkah 10 : Sekarang kita perlu memperbarui paket, tapi mereka keluar dari tanggal, jadi kita perlu menggunakan ini bekerja pintar sekitar. (Terima kasih kepada Zedomax untuk yang satu ini) Type:
Cat> etc / apt / sources.list
deb http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/ karma semesta utama
Kemudian menekan tombol control D dua kali untuk membawa Anda kembali ke host lokal.
Akhirnya ketik:
apt-get update
Ini akan memperbarui. Terakhir adalah untuk masuk ke vncserver sendiri.
Langkah 11 : Type
apt-get install tightvncserver
PENGGUNA ekspor = root
vncserver-geometry 1280x800
Ini kemudian akan meminta Anda untuk membuat password. Anda dapat membuat itu, dan voila! Anda sudah selesai.
Pada tablet Anda masuk ke android vnc (Anda dapat men-download dari pasar) julukan bisa apa saja yang Anda inginkan. Password adalah password yang Anda buat. Alamat localhost. Dan port 5901.Kemudian klik menghubungkan dan itu ada. Boom!!

Read More ->>